REUNI AKABRSenin, 2009-07-20 01:52:13 | Published by : ilhAmatSuke
siapa lagi yang akan memeriahkan kalo bukan kita para alumni
Setelah perjalanan yang panjang, SMA Negeri 1 Bajeng yang kini merindukan wajah-wajah yang sering kali membelai dirinya di pagi hari dengan suara lonceng serta dentuman siswa/siswi. Sejak tahun 1986 sekolah ini melahirkan orang-orang hebat. Dan orang-orang hebat ini nantinya kembali dan membangun SMA Negeri 1 Bajeng. Kenapa tidak kita semua sebagai alumni kembali engan tujuan yang sama. Ingatkah kita wajah sekolah kita? Sekolah kita saat ini mulai memoles wajahnya. Dinding-dindingnya sudah tak tahan lagi menyapa kita, aku merindukan suasana itu. bukankah masa yang paling indah adalah masa-masa d sekolah, bukankah kisah yang paling indah adalah kisah-kasih d sekolah. Hits : 108
Berikan penilaian Anda![]() ![]() ![]() ![]() |
Komentar Anda
Anda harus login untuk memberikan komentar !!!Minggu, 14:43:37 2009-09-13
baguzzzzzzzzzzzzzzzz...i mizzz my school...SMABA immer Herz !!!
Jumat, 04:00:05 2009-07-31
Segala kata tentang reuni… reuni. Sebuah pertemuan setelah lama berpisah. Kenangan masa lalu yang berserak ditata kembali. Cerita, Kisah hidup masa kini, yang pastinya semua berbeda, tak sama seperti masa dulu, yang tak sanggup menghapuskan kenangan yang telah dilalui bersama.
Ty,
Ichal (alumni 99)
Rabu, 16:11:09 2009-07-29
Momen Reuni ini adalah sebuah geliat luar biasa untuk menyatukan kebersamaan dalam suatu kekuatan yang dahsyat. Sebuah upaya untuk menggerakkan ruas-ruas potensi menjadi derap & gerak yang seirama, sebuah harmoni yang paripurna. SMA Negeri Bajeng yang dulu dikenal dengan sebutan SMA Negeri Limbung akan membuat getaran persaudaraan yang telah membuncahkan rindu yang begitu mendalam, kini akan tumpah melalui luapan emosi kegembiraan.
Yah, kita akan melihat wajah lama kita, wajah gagah/cantik kita saat-saat di SMA dulu, saat cinta mula bersemi, yah saat-saat indah yang terukir dalam hidup kita.
Namun ditengah larut kegembiraan, kitapun mungkin akan bertanya, di mana si Anwar, di mana si Munira, di mana si Altin, mana teman kita yang rambutnya hitam panjang itu. Mana? mana?
Disaat itu, mata akan menerawang jauh ke masa SMA di ketika itu. Dan dari cerita teman-teman yang lain, akhirnya melelehkan lahar hangat mengalir dari lubuk kesedihan.
Ya selamat jalan teman... Semoga engkau mendapat Rahmat, dan ampunan dari-Nya.
Yah, Trima kasih teman yang teleh berupaya keras untuk mempertemukan kita-kita, & Insya Allah kita akan sehat semua untuk bertemu di REUNI AKBAR nanti.
Em Dahlan Maska (Alumni 88)